Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR-RI dan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan pada Kantor BPBD Provinsi Sulawesi Tengah
bpbdppid | 10 April 2026 | Dibaca 136 kali | OPERATOR 1

Kunjungan Komisi VIII DPR-RI dan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan pada Kantor BPBD Provinsi Sulawesi Tengah

DPR - RI dan Deputi BNPB Tinjau Kantor BPBD Provinsi Sulawesi Tengah

Palu, 9 April 2026 — Kunjungan kerja dilakukan oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Syamsuddin Said, bersama Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dra. Andi Eviana, M.Si, ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (9/4). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan kantor BPBD yang mengalami keretakan sejak terdampak bencana gempa bumi dan likuefaksi tahun 2018.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan meninjau sejumlah bagian gedung yang mengalami kerusakan struktural, termasuk dinding dan fondasi yang menunjukkan retakan cukup signifikan. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu aktivitas kerja serta membahayakan keselamatan pegawai.

Sigit Purnomo Syamsuddin Said menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi kantor yang hingga kini masih digunakan meski mengalami kerusakan. Ia menekankan pentingnya percepatan rehabilitasi atau pembangunan ulang fasilitas tersebut agar pelayanan kebencanaan dapat berjalan optimal dan aman.

Sementara itu, Dra. Andi Eviana, M.Si menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan kajian teknis lebih lanjut terkait kelayakan bangunan. Hasil kajian ini nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan, baik berupa renovasi besar maupun pembangunan gedung baru.

Plt. Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir .Asbudianto, S.T., M.Si, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia mengungkapkan bahwa sejak bencana 2018, pihaknya terus berupaya menjalankan tugas secara maksimal meski dengan keterbatasan sarana dan prasarana.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam percepatan penanganan infrastruktur vital kebencanaan di Sulawesi Tengah, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

BAGIKAN :